Page 178 - Colours Magazine June 2017
P. 178

176 History of Garuda Indonesia
THE PHILOSOPHY
BEHIND THE UNIFORM Filoso  Seragam Awak Kabin Garuda Indonesia
Lilac
Lilac conveys elegance, creativity and inspiration.
Warna Lilac
Warna ini menampilkan kesan elegan, inspiratif dan kreatif.
In 2010 Garuda Indonesia underwent a corporate identity brand refresh. Part of the brand refresh involved the introduction of a new cabin crew uniform. The design concept for the new uniforms was aligned with the airline’s new service concept,
the Garuda Indonesia Experience, which highlights
the richness and diversity
of Indonesian culture, and the warmth and friendliness of
its people. Through this new design concept Garuda Indonesia aims to promote the unique character of Indonesian culture internationally with the use of batik patterns as one of the primary elements of the female cabin crew uniform, rendered in a range of vibrant colours to di erentiate Garuda Indonesia from other global airlines.
Orange
Orange evokes a warm, friendly and energetic vibe.
Warna Oranye
Warna ini memberikan kesan hangat, ramah dan penuh energi.
The complete female cabin crew uniform consists of a kebaya matched with a batik sarong featuring the ‘Lereng Garuda Indonesia’ motif.
The ‘Lereng Garuda Indonesia’ motif was inspired by the ‘Parang Gondosuli’ motif and implements a customised ‘Ceplok Garuda’ motif. Philosophically the
‘Parang Gondosuli’ motif symbolises the light and fragrance of life.
The female cabin crew uniform comes in four di erent colours: cobalt blue for Flight Service Managers (FSM), as well as lilac (introduced in 2013), tosca and orange for senior and
junior cabin crew.
Tosca
Tosca recalls a sense of sophistication and tropical freshness.
Warna Hijau Toska
Warna ini memberikan kesan sophisticated tropis dan menyegarkan.
Sejalan dengan program Corporate Identity Brand Refresh, tahun 2010 Garuda Indonesia memperkenalkan seragam
baru pramugari. Konsep desain seragam pramugari diselaraskan dengan konsep pelayanan “Garuda Indonesia Experience” yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia, keramahtamahan serta
keunikan khas bangsa
Indonesia. Melalui konsep tersebut, Garuda Indonesia berupaya menampilkan ciri khas budaya Indonesia di dunia internasional yaitu dengan penggunaan batik sebagai salah satu elemen seragam pramugari yang menggunakan warna-warna identitas Garuda Indonesia sebagai pembeda di antara maskapai penerbangan
global lainnya.
Cobalt Blue
Cobalt blue exudes reliability, trustworthiness, authority and calmness.
Warna Biru
Warna ini memberikan kesan andal, tepercaya, berwibawa dan menenangkan.
Seragam pramugari terdiri atas kebaya polos yang dipadukan dengan sarung batik bermotif “Lereng Garuda Indonesia” berwarna senada. Lereng
Garuda Indonesia sendiri terinspirasi dari motif batik “Parang Gondosuli” dengan tambahan “Ceplok Garuda”. Adapun motif batik “Parang Gondosuli” memiliki nilai  loso  “Sinar Kehidupan yang Harum”.
Hingga saat ini, terdapat empat varian warna yang digunakan untuk seragam tersebut, warna biru untuk Flight Service Manager (FSM), warna lilac (diperkenalkan pada tahun 2013), hijau
toska dan oranye untuk pramugari pelaksana.





























































   176   177   178   179   180